Posted on

Curanmor Bermodus Petugas Keamanan Kampus Cianjur Ditangkap Massa

Keamanan di lingkungan pendidikan kembali menjadi sorotan setelah sebuah insiden pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi dengan cara yang sangat cerdik namun nekat. Seorang pelaku curanmor bermodus petugas keamanan kampus di wilayah Cianjur akhirnya berhasil ditangkap setelah aksi penyamarannya terbongkar oleh kecurigaan mahasiswa. Pelaku sengaja mengenakan seragam yang sangat identik dengan petugas keamanan resmi untuk mengelabui para pemilik kendaraan yang sedang terparkir di area fakultas, seolah-olah ia sedang melakukan pengecekan rutin terhadap kunci yang tertinggal atau posisi parkir.

Aksi nekat curanmor bermodus menyamar ini sempat berhasil membawa kabur beberapa unit motor milik mahasiswa dalam beberapa minggu terakhir sebelum akhirnya menemui kegagalan. Saat sedang mencoba membobol lubang kunci sebuah motor matic, seorang mahasiswa menyadari bahwa pelaku tidak memiliki tanda pengenal resmi dan gerakan tangannya sangat mencurigakan. Teriakan korban memancing massa yang merupakan mahasiswa dan warga sekitar untuk segera mengepung pelaku. Massa yang geram sempat memberikan bogem mentah sebelum akhirnya petugas kepolisian setempat datang untuk mengamankan pelaku dari amukan yang lebih parah.

Penyelidikan kepolisian mengungkapkan bahwa pelaku curanmor bermodus petugas keamanan ini merupakan bagian dari jaringan spesialis pencuri kendaraan di lingkungan kampus yang sudah lama beraksi di Jawa Barat. Ia memanfaatkan celah rasa percaya mahasiswa terhadap sosok berseragam untuk mempermudah aksinya di siang bolong. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah kunci T yang telah dimodifikasi dan seragam keamanan palsu yang digunakan untuk mengelabui mata publik. Kejadian ini menjadi peringatan bagi setiap institusi pendidikan untuk memperketat sistem verifikasi staf keamanan di lapangan.

Pihak kampus di Cianjur diimbau untuk menggunakan sistem parkir elektronik yang lebih aman bagi kendaraan mahasiswa untuk meminimalisir risiko curanmor bermodus serupa. Penempatan kamera CCTV di titik-titik buta area parkir juga harus dimaksimalkan guna mempermudah pemantauan aktivitas mencurigakan. Selain itu, mahasiswa diingatkan untuk tidak mudah percaya begitu saja kepada orang asing meskipun mengenakan seragam tertentu, dan selalu memastikan kendaraan telah dikunci ganda saat ditinggalkan untuk mengikuti jam perkuliahan di dalam kelas.